Wikipedia

Hasil penelusuran

Cari di Blog Ini

Sabtu, 17 Agustus 2013

Apa itu Scrub?

Bila dulu scrubbing hanya dilakukan sekali sekali saja, kini zaman sudah berubah. Melakukan scrubbing bisa kapan saja, dilakukan di rumah dengan produk yang kini banyak sekali pilihannya. Selain bertujuan untuk membantu meluruhkan sel mati penyebab kulit terlihat kering dan kusam, juga mempercepat proses regenerasi sel kulit. Sebelum berbelanja scrub, bekali dulu pengetahuan yang tepat. Simak penjabaran Ketua Sertifikasi LSP Spa Nasional, Wiwit Azmi Lestari, AMF, SE, Dipl. CIDESCO, dan juga kosmetologis serta dermatologis Juliana Yu, MD.H, IPTI, ITAC, BABTAC, CIBTAC, CIDESCO Diploma international, dalam menjawab beberapa fakta seputar scrub yang selama ini sering terlewatkan.

1. Seberapa pentingkah scrub untuk kulit? Bila tidak dilakukan scrubbing, bisakah kulit tetap terjaga kebersihannya?

Fungsi utama dari scrubbing adalah mengangkat sel kulit mati, mengangkat kotoran yang menyumbat pori kulit, sekaligus  membukanya, agar kulit bisa bernapas dan menyerap nutrisi dari produk kecantikan, seperti lotion, pelembap, body butter, atau lainnya. Selain itu, efek jangka panjangnya adalah membuat kulit senantiasa halus. 

Sebenarnya, secara alami kulit beregenerasi selama 14 sampai 21 hari. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, ditambah gaya hidup yang tak bersahabat bagi kulit sehat, seperti: terus-menerus berada di ruangan ber-AC, mengonsumsi alkohol, merokok, dan sering lembur atau begadang, membuat regenerasi sel kulit tidak optimal. Bila ini terus dibiarkan, kulit akan terlihat kusam karena penumpukan sel kulit mati. Nah, di sinilah kulit membutuhkan ‘bantuan’ lewat scrub. 

2. Bagaimana memilih scrub sesuai jenis kulit? 
Pada dasarnya, scrub bisa diaplikasikan untuk semua jenis kulit. Tapi, setelah itu, sebaiknya dioles lotion sesuai jenis kulit. Boleh juga memilih jenis scrub untuk kulit yang punya kebutuhan khusus, seperti  pepaya untuk melembapkan, teh hijau untuk  menyegarkan kulit lelah, atau wortel untuk membuat kulit segar. Saat melakukan scrubbing, pastikan tidak ada luka yang terbuka  atau terdapat luka baru, tidak ada luka bakar, dan tidak terdapat penyakit kulit, seperti eksem, rosacea, dan lainnya.

3. Apa perbedaan scrub dengan lulur?
Pada dasarnya, scrub dibedakan menjadi dua jenis, yaitu granule atau butiran dan tanpa granule atau tanpa butiran. Lulur adalah istilah bahasa Indonesia yang mengacu pada scrub.  Biasanya  terbuat dari beras yang dicampur bahan alami dan rempah-rempah lainnya, seperti bengkuang, melati, teh hijau, atau kopi. Selain itu, bisa disimpulkan bahwa lulur termasuk ke dalam kategori scrub berjenis granule. 

4. Idealnya, berapa kali scrubbing  itu harus dilakukan?
Perawatan dengan scrub sebaiknya dilakukan 2 minggu sekali, sesuai dengan pergantian kulit yang berlangsung setiap 14 sampai 21 hari sekali dan juga sesuai kondisi kulit. 

5. Mengapa scrub wajah tidak bisa dipakai untuk tubuh, dan sebaliknya?
Seperti yang bisa dirasakan sendiri, tekstur kulit wajah lebih tipis, lembut, serta lebih sensitif dibandingkan kulit  punggung yang tebal dan kasar. Sehingga, tak heran bila kulit wajah lebih sensitif terhadap gangguan dari luar, seperti radikal bebas, debu, kotoran, dan juga kandungan zat aktif yang ada di dalam sebuah produk kecantikan. Oleh sebab itu, tidak disarankan menggunakan produk scrub yang sama untuk kedua area tubuh tersebut. 

6. Bisakah scrub membuat kulit lebih kencang dan awet muda?
Scrub tidak mempunyai fungsi untuk menjadikan kulit kencang dan awet muda, pengencangan pada kulit sebenarnya diberikan oleh masker, dan nutrisi pun  sebenarnya berasal dari masker. Sehingga, perawatan dengan scrub tidak boleh luput dari perawatan masker. Fungsi scrub secara mendasar hanya untuk pembersihan dan pengelupasan. 

sumber: 
http://www.femina.co.id/cantik/beauty.news/mengenal.scrub.lebih.dekat/002/001/43

tips berguna untuk mencegah jerawat:

tips berguna untuk mencegah jerawat:

1. Madu memiliki banyak khasiat penyembuhan dan pembersihan. Pori-pori wajah dapat dibuka dengan mencuci wajah dengan air dan mengoleskan madu setelahnya.
Setelah madu dioleskan tunggu selama beberapa menit sebelum dibilas dengan air hangat. Wajah kemudian dibilas dengan air dingin untuk menutup pori-pori yang terbuka.
2. Cuci wajah setidaknya dua kali sehari di pagi hari dan sebelum tidur. Cuci lebih sering pada musim panas untuk mencegah minyak terakumulasi pada wajah.
Dianjurkan mencuci wajah dengan air hangat sebelum menerapkan sabun karena air hangat membuka pori-pori di kulit sehingga memungkinkan penetrasi sabun yang mendalam pada kulit.
Jangan gunakan sabun tubuh pada wajah karena dapat menyumbat pori-pori yang menyebabkan jerawat.
Setelah menggunakan sabun, wajah harus dibilas menggunakan air dingin agar pori-pori tertutup kembali.
3. Toning wajah – Kebanyakan orang lupa memberikan toning pada wajah. Toning penting untuk membersihkan sisa pembersih wajah.
4. Berikan pelembab pada wajah. Orang dengan kulit berminyak harus menggunakan pelembab bebas minyak.
Sedangkan orang yang memiliki kulit kering harus menggunakan krim dengan pelembab ekstra.
5. Perbanyak makan buah-buahan segar, serta suplemen vitamin, kromium, dan zinc (seng) jika diperlukan.
6. Hindari memakai make-up tebal, terutama pada remaja. Pilih make-up yang berbahan dasar/berpelarut air, alih-alih berpelarut minyak.
7. Minum sedikitnya 10 gelas air sehari. Air adalah pembersih terbaik karena membantu mengeluarkan racun dari tubuh.
8. Jangan menggunakan produk minyak seperti minyak rambut atau hair spray pada rambut Anda.
Saat rambut mengenai wajah, minyak akan ikut tertransfer ke wajah dan bisa menimbulkan jerawat.
9. Jangan memencet jerawat. Selain proses penyembuhan jerawat menjadi lebih lama, tindakan ini hanya akan meninggalkan bekas permanen pada wajah.[]

Tips Kulit Cantik & Lembut dengan Bahan Alami

Tips Kulit Cantik & Lembut dengan bahan alami


1. Campur pisang tumbuk dengan susu dan oleskan pada wajah dan biarkan selama 20 menit. Cuci dengan air dingin untuk mendapatkan kulit yang bercahaya
2. Oleskan madu pada wajah dan leher selama 20 menit. Cuci dengan air dingin. Kulit Anda akan bercahaya dan menjadi lembut dan halus.
3. Campur putih telur dengan madu dan oleskan pada wajah selama 20 menit. Cuci dengan air dingin.
4. Buatlah pasta dari satu sendok teh bubuk kenari, madu dan jus lemon. Oleskan pada wajah dan biarkan selama 20 menit. Cuci dengan air dingin.
5. Gosok sepotong pepaya pada wajah dan leher selama 15 menit.
6. Buat pasta dengan mencampur 2 sdm kunyit bubuk dan jus jeruk. Oleskan pada wajah dan leher dan biarkan selama 20 menit. Cuci dengan air dingin.
7. Campur pisang yang dihaluskan dengan madu, air jeruk nipis dan margarin. Oleskan pada wajah dan biarkan semalaman. Oleskan pula di tangan dan kaki, bersihkan di pagi hari.
8. Rebus kol dalam air. Cuci wajah dengan air rebusan ini.
9. Campurkan bubuk kulit mangga dengan 1 sendok teh susu bubuk dan gosokkan pada wajah, leher, dan tangan. Cuci setelah 15 menit.